twitter


Koperasi Sekolah ialah koperasi yang didirikan oleh para siswa sebagai tempat pendidikan dan latihan berkoperasi di sekolah. Koperasi Sekolah tidak berbentuk badan hukum, tetapi mendapat pengakuan sebagai perkumpulan koperasi dari Kantor Departemen Koperasi.

Ciri-ciri Koperasi Sekolah
Bentuknya Badan Usaha yang tidak berbadan Hukum.
Anggotanya siswa-siswa sekolah tersebut.
Keanggotannya selama kita masih menjadi siswa.
Koperasi sekolah dibuka pada waktu istirahat.
Sebagai latihan dan praktek berkoperasi.
Melatih disiplin dan kerja.
Menyediakan perlengkapan pelajar.
Mendidik siswa hemat menabung.
Tempat menyelanggarakan ekonomi dan gotong royong



Fungsi Koperasi sekolah

a.Merupakan alat pendidikan dan penerapan pengetahuan di bidang ekonomi dengan berasas gotong-royong

b. Merupakan alat untuk mengusahakan kebutuhan sekolah bagi para siswa

c. Sebagai tempat kegiatan menabung di sekolah




Tujuan didirikan Koperasi sekolah yaitu

1. Memasyarakatkan koperasi melalui pendidikan ekonomi dan koperasi di sekolah.
2. Menanamkan dan mendidik kesadaran hidup bergotong-royong dan setia kawan di antara para siswa.
3. Menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan jiwa demokrasi pada siswa.
4. Menunjang pendidikan sekolah ke arah kegiatan-kegiatan praktis yang dapat memenuhi kebutuhan para siswa.
5. Menunjang program pembangunan pemerintah di sector perkoperasian melalui program pendidikan koperasi di sekolah.
6. Mendidik para siswa agar menjadi Warga Negara Indonesia yang berguna dan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat dan negara.

Dasar-dasar pertimbangan pendirian koperasi sekolah
Menunjang program pembangunan pemerintah di sektor perkoperasian melalui program pendidikan sekolah.
Menumbuhkan kesadaran berkoperasi di kalangan siswa.
Membina rasa tanggung jawab, disiplin, setia kawan, dan jiwa koperasi.
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkoperasi, agar kelak berguna di masyarakat.
Membantu kebutuhan siswa serta mengembangkan kesejahteraan siswa di dalam dan luar sekolah.


Struktur Organisasi Sekolah

Anggota
Pengurus
Badan Pemeriksa
Pembina dan Pengawas
Badan Penasehat
Perangkat organisasi koperasi sekolah
Rapat anggota koperasi sekolah
Pengurus koperasi sekolah
Pengawas koperasi sekolah
Dewan penasihat koperasi sekolah
Untuk keperluan bimbingan pada koperasi sekolah, diangkat penasihat koperasi sekolah yang anggota-anggotanya terdiri atas :

Kepala sekolah yang bersangkutan sesuai dengan jabatannya (exofficio);
Guru pada sekolah yang bersangkutan; dan
Salah seorang wakil persatuan orang tua murid yang memiliki pengalaman di bidang koperasi.

Pelaksana harian
Pelaksana harian bertugas mengelola usaha, administrasi, dan keuangan. Pelaksana harian dapat diatur bergantian antara pengurus koperasi sekolah atau ditunjuk secara tetap atau bergantian antara siswa anggota koperasi yang tidak menduduki jabatan pengurus atau pengawas koperasi.

Rapat anggota
Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi di tata kehidupan koperasi yang berarti berbagai persoalan mengenai suatu koperasi hanya ditetapkan dalam rapat anggota. Di sini para anggota dapat berbicara, memberikan usul dan pertimbangan, menyetujui suatu usul atau menolaknya, serta memberikan himbauan atau masukan yang berkenaan dengan koperasi. Oleh karena jumlah siswa terlalu banyak, maka dapat melalui perwakilan atau utusan dari kelas-kelas. Rapat Anggota Tahunan (RAT) diadakan paling sedikit sekali dalam setahun, ada pula yang mengadakan dua kali dalam satu tahun, yaitu satu kali untuk menyusun rencana kerja tahun yang akan dan yang kedua untuk membahas kebijakan pengurus selama tahun yang lampau. Agar rapat anggota tahunan tidak mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar di sekolah, maka rapat dapat diadakan pada mas liburan tahunan atau liburan semester. Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi sekolah, rapat anggota mempunyai wewenang yang cukup besar. Wewenang tersebut misalnya:

Menetapkan anggaran dasar koperasi;
Menetapkan kebijakan umum koperasi;
Menetapkan anggaran dasar koperasi;
Menetapkan kebijakan umum koperasi;
Memilih serta mengangkat pengurus koperasi;
Memberhentikan pengurus; dan
Mengesahkan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya.
Hal yang dibicarakan rapat anggota tahunan
Penilaian kebijaksanaan pengurus selama tahun buku yang lampau.
Neraca tahunan dan perhitungan laba rugi.
Penilaian laporan pengawas
Menetapkan pembagian SHU
Pemilihan pengurus dan pengawas
Rencana kerja dan rencana anggaran belanja tahun selanjutnya
Masalah-masalah yang timbul



Pengelolaan Koperasi sekolah

Koperasi berada harus di lingkungan sekolah
Tugas siswa adalah belajar, jadi tidak dapat dengan sepenuhnya mengeban tugas pengelolan koperasi sekolah
Siswa belum berpengalaman, sehingga siperlukan campur tangan dari pihak sekolah dalam pengelolan koperasi sekolah

Berbagai jenis usaha koperasi sekolah

Koperasi sekolah menyelenggarakan usaha-usaha sebagai berikut:

Unit usaha pertokoan keperluan sekolah, menyediakan alat tulis-menulis, buku-buku pelajaran, dll

Unit usaha pertokoan untuk keperluan lain misalnya alat-alat praktek sekolah,
Unit usaha kafetaria atau kantin, menyediakan minuman dan makanan (kecil) para siswa
Unit usaha simpan pinjam, mewajibkan para anggota (siswa di sekolah) untuk membayar simpanan wajib secara teratur dan menggiatkan anggota untuk menabung atau menyimpan sukarela secara teratur agar mudah pengelolaannya
Unit usaha jasa, misalnya jasa fotokopi, jasa penjilidan, jasa pengetikan.

Ketentuan kepengurusan koperasi sekolah sebagai berikut:

Koperasi sekolah dipimpin oleh pengurus dari kalangan anggota koperasi sekolah yang dipilih rapat anggota.


Umumnya bendahara dan pengawas dipilih dari kalangan siswa/ murid anggota koperasi.

Pengawas dan bendahara bertanggung jawab kepada pimpinan/ kepala sekolah.


Pengurus koperasi sekolah terdiri atas :

Para siswa anggota koperasi
Jumlah anggota atau pengurus 5 orang dan sekurang-kurangnya 3 orang

Kepala sekolah dapat menunjuk beberapa orang guru untuk ikut serta menjadi pengurus koperasi sekolah, dengan ketentuan sebanyak-banyaknya sepertiga dari jumlah anggota pengurus yang dipilih oleh para anggota.



Tugas pengurus koperasi

Mengelola usaha koperasi sekolah
Megajukan rencana kerja dsna rencana anggaran koperasi sekolah
Menyelenggarakan rapat anggota koperasi
Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya dan mengajukan laporan keuangan koperasi
Mememelihara daftar buku anggota dan pengurus

Wewenang pengurus koperasi

Mewakili koperasi di dalam dan di luar sekolah
Membuat keputusan mengenai anggota
Melakukan tindakan sesuai dengan tanggungjawabnya yang diberikan dalam rapat anggota

Hal yang dibicarakan dalam
rapat anggota tahunan

1. Penilaian kebijaksanaan pengurus selama tahun buku yang l2. Neraca tahunan dan perhitungan laba rugi.
3. Penilaian laporan pengawas
4. Menetapkan pembagian SHU
5. Peilihan pengurus dan pengawas
6. Rencana kerja dan rencana anggaran belanja tahun selanjutnya
7. Masalah-masalah yang timbul


Dewan penasihat koperasi sekolah

Untuk keperluan bimbingan pada koperasi sekolah, diangkat penasihat koperasi sekolah yang anggota-anggotanya terdiri atas :
Kepala sekolah yang bersangkutan sesuai dengan jabatannya
Guru pada sekolah yang bersangkutan; dan
Salah seorang wakil persatuan orang tua murid yang memiliki pengalaman di bidang koperasi

Modal Koperasi Sekolah

a. Modal Koperasi sekolah diperoleh dari :

1) Simpanan anggota

2) Cadangan

3) Pinjaman

4) Bantuan dari pemerintah dan pihak lain serta

5) Sisa hasil usaha yang tidak dibagi


b. Modal yang diperoleh dari simpanan anggota ialah :

1) Simpanan pokok

2) Simpanan wajib

3) Simpanan wajib khusus

4) Simpanan sukarela


c. Pinjaman dapat diperoleh dari :

1) Pemerintah atau dari sekolah yang bersangkutan,

2) Orang tua murid

3) Koperasi lain, dan

4) Lembaga perkreditan, misalnya dari bank


Sisa hasil usaha koperasi yaitu pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun. Setelah dikurangi pungutan-pungutan dan biaya-biaya yang menjadi beban dalam tahun yang bersangkutan.


Sisa hasil usaha dirinci untuk :

Cadangan koperasi
Dana pengurus
Dana karyawan
Dana pendidikan koperasi
Dana sosial
Dana kesejahteraan siswa
Dana pembangunan sekolah

0 komentar:

Poskan Komentar